Terus Berinovasi, RSJ Menur Panen Prestasi


Direktur RSJ Menur Dr. drg. Sri Agustina Ariandani. (Foto: Istimewa)

SURABAYA – Seiring berkembangnya waktu, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Provinsi Jawa Timur telah semakin pula meningkatkan mutu pelayanan dan kelengkapan fasilitasnya. Keberhasilan ini ditandai dengan diraihnya sederet prestasi, diantaranya pada tahun 2004 RSJ Menur telah terakreditasi penuh tingkat lanjut oleh Departemen Kesehatan Indonesia, dan pada awal 2008 telah diaudit dan lulus sertifikasi ISO 90001:2000 oleh PT. SGS Indonesia untuk seluruh jenis pelayanan. Tahun 2009 RSJ Menur memperoleh Publik Service Award Tahun 2009 untuk kategori Trust dari UK Petra.

Pada April 2010 RS Jiwa Menur telah melakukan upgrade dan lulus sertifikasi ISO dari ISO 9001 : 2000 menjadi ISO 9001 : 2008 oleh PT TUV NORD Indonesia. Tahun 2011 RS Jiwa Menur telah berhasil mempertahankan kelulusan ISO 9001 : 2008 oleh PT TUV NORD Indonesia. Pada tahun 2011 RSJ Menur juga telah lulus Akreditasi Penuh Tingkat Lengkap 16 Pelayanan, yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, tanggal 14 Februari 2011, dengan Nomor Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit No : YM.01.10 / III/ 489/ 2011 dan berlaku hingga 5 tahun kedepan.

Disamping itu pada Tahun 2011 RSJ Menur juga telah menyelesaikan Dokumen Penetapan Kelas Rumah Sakit Type A Khusus dan telah divisitasi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 29 Desember 2011.

Sederet prestasi yang telah diraih kian memberikan motivasi bagi Direktur RSJ Menur Dr.drg. Sri Agustina Ariandani dan jajaran manajemen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan. Sri Agustina bersama timnya terus melakukan pembenahan lainnya mulai dari mempercantik RSJ Menur hingga meningkatkan mutu pelayanan.

“Kita berterima kasih kepada Ibu Risma yang telah membantu mempercantik tampilan depan RSJ Menur. Green hospital juga terus kita wujudkan dengan gerakan penghijauan di rumah sakit,” ujarnya.

Sedangkan inovasi pelayanan yang dilakukan RSJ Menur salah satunya program Sabtu Ceria Minggu Gembira. Program ini dilakukan untuk mengurangi kejadian kaburnya pasien yang sebagian terjadi di hari Sabtu dan Minggu. Caranya dengan mengajak pasien bersuka ria melalui kegiatan dalam kelompok dimana ada leader, co leader, dan anggota.

”Inovasi ini akan dikembangkan menjadi Home in Hospital (HIH) yakni rumah sakit yang menghadirkan suasana rumah yang berkekeluargaan sehingga pasien aman dan nyaman,” jelasnya.

Bahkan program Sabtu Ceria Minggu Gembira yang digagas RSJ Menur tersebut seperti dituturkan Sri Agustina menjadi salah satu poin yang telah berhasil mengantarkan Gubernur Jawa Timur Soekarwo meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2017.

Pengabdian Sri Agustina sebelumnya di RS Haji juga memberikan ide bagi Sri Agustina untuk membuat gebrakan baru di RSJ Menur yakni pelaksanaan tes kesehatan bagi calon jamaah haji ONH Plus dan Petugas PPIH.

“Alhamdulillah sejak 2017 lalu kami dipercaya untuk menjadi tempat penyelenggaraan tes kesehatan bagi calon jamaah haji dan petugas PPIH, mudah-mudahan makin bertambah jumlahnya (calon jamaah haji,red) tiap tahunnya, sehingga nantinya kepercayaan ini dapat mengikis stigma negatif RSJ Menur,” tukasnya.

Adapun sederet penghargaan yang berhasil diraih RSJ Menur hingga akhir 2017, yakni:
1. “Hospital Service Satisfaction Award 2015” dengan kategori “The Best Realible Hospital Of The Year”, yang diterimakan pada tanggal 3 Juli 2015, dari organisasi IAC&The 3UNO;
2. Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi pemerintah (SAKIP) Tahun 2015 dengan kategori “A” (Memuaskan), yang diterimakan pada tanggal 28 Oktober 2015, dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur;
3. Juara 1 (Satu) Lomba Sendratari dalam rangka Porkesremen&Jambore Keswa Nasional, yang diterimakan pada tanggal 3 Oktober 2015, dari Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI;
4. Juara 1 (Satu) Gelar Kelompok Budaya Kerja dengan kategori Pelayanan Jasa Medis oleh KBK “MEMS”, yang diterimakan pada tanggal 28 Oktober 2015, dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur;
5. “Gold Medal” pada acara Forum PDCA/TULTA Indonesia Quality Convention 2015, yang diterimakan pada tanggal 20 November 2015, dari organisasi PMMI-IQMA;
6. Sertifikat Akreditasi KARS Versi 2012 dengan kategori “Lulus Tingkat Paripurna”, yang diterimakan pada tanggal 12 Januari 2016, dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit;
7. Top 35 Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Tahun 2016 dari Kemenpan-RB dengan Tema MLM-Pasung “Cara Cepat Jatim Bebas Pasung”;
8. Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2016 dengan kategori “A” (Memuaskan), dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur;
9. TOP 99 Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Tahun 2017 dari Kemenpan-RB dengan Tema “HOME PROGRAMME (HP) Solusi Anak Berkebutuhan Khusus”;
10. Nominasi 10 Besar Gelar Kelompok Budaya Kerja (KBK) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2017 dengan tema “Sistem Percepatan dan Akurasi Data (SIPANDA) pada tanggal 25 Oktober 2017, dari Biro Organisasi Pemprov Jatim;
11.Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2017 dengan kategori “A” (Memuaskan), yang diterimakan pada tanggal 11 Desember 2017, dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur;
12. Pelaksanaan Presentasi Innovative Government Award (IGA) di Kemendagri-Jakarta pada 30 November 2017;
13. Masuk Nominasi Lomba Pelayanan Publik Tingkat Dunia dengan Mengusung Judul MLM-Pasung “Cara Cepat Jatim Bebas Pasung” yang Diselenggarakan oleh UNPSA PBB di Maroko Tahun 2018.

Share this post

No comments

Add yours