Tingkatkan Layanan Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, RSJ Menur Transfer Ilmu dari SIF


Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Jiwa Menur dr. Rr Ika Indiyah P, M.Kes, memberikan cinderamata kepada Jaryll ChanP rogramme Division Director SIF

SURABAYA – Anak-anak merupakan generasi emas suatu bangsa. Di tangan mereka kelak masa depan suatu bangsa, oleh sebab itu dibutuhkan perhatian khusus bagi perkembangan mereka tak terkecuali untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Mereka (ABK,red) merupakan anak dengan karakteristik berbeda sehingga mutlak diperlukan pelayanan yang berbeda pula.

“Banyak anak berkebutuhan khusus yang memiliki bakat yang tidak dimiliki anak normal, dan sudah menjadi tugas kita untuk menjadikan mereka normal tanpa bergantung dengan orang lain. Memang tidak mudah dan dibutuhkan tingkat kesabaran yang sangat tinggi. Kerjasama dengan orang tua juga sangat dibutuhkan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” urai Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Jiwa Menur dr. Rr Ika Indiyah P, M.Kes, saat penutupan sekaligus simposium kerjasama Singapore International Foundation (SIF) dan Pemprov Jatim, Rabu (25/4).

RSJ Menur sendiri, lanjut dr. Ika, memiliki Instalansi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja yang menjadi rujukan layanan kesehatan jiwa bagi anak berkebutuhan khusus. Dan moment kerjasama dengan SIF disambut antusias RSJ Menur sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan layanan kesehatan jiwa bagi anak dan remaja.

“Kerjasama ini telah melahirkan inovasi-inovasi dalam pelayanan kesehatan khususnya kesehatan jiwa anak dan remaja. Terima kasih kepada SIF atas ilmu yang telah diberikan dan kesempatan kepada kami untuk berkunjung ke Singapura untuk melihat langsung bagaimana inovasi SIF dalam memberikan pelayanan kesehatan. Semoga ada kelanjutan dari kerjasama ini,” imbuh dr.Ika.

Sekedar diketahui, selain RSJ Menur, kerjasama dengan SIF ini juga melibatkan tiga rumah sakit lainnya milik Pemprov Jatim, yakni Rumah Sakit Dr. Radjiman Widyodiningrat Lawang, Rumah Sakit Gambiran Kediri, dan Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi Jember.

“Dalam kerjasama ini SIF membantu dari sisi tenaga medis untuk pelayanan kesehatan jiwa dan anak, seperti dokter dan psikiater. Kita tidak bisa memungkiri jika penanganan terhadap anak berkebutuhan khusus di Singapura sangat manusiawi. Mereka (ABK,red) dirawat dan diberikan pendidikan yang sesuai kebutuhan. Ilmu ini yang harus bisa kita transfer dari Singapura,” ujar Biro Humas Protokol Pemprov Jatim Annie Retnowanti, saat dijumpai dalam kesempatan yang sama.

Share this post

No comments

Add yours